Arsip

Arsip untuk 5 Juli 2008

(CATATAN TERBUKA UNTUK IMAM SAMUDRA) WAJAR KALAU ANDA KELIRU (3)

5 Juli 2008 salafiyunpad 5 komentar

Oleh Ustadz Abu ‘Umar Basyir

Segala upaya Anda untuk menjabarkan perbedaan antara bom syahid, yang Anda pertahankan kebenarannya itu, dengan bom bunuh diri berdasarkan setumpuk keterangan dan dalil, sebenarnya sudah terjawab oleh berbagai fatwa ulama Ahlussunnah seputar itu. Di sini, kami tidak berniat membahas dan mengulang kembali bahasan itu, karena kami yakin Anda pun kemungkinan hanya punya sedikit nyali untuk menelaahnya. Read more…

PEMIMPIN IDEAL (bagian kedua – selesai)

5 Juli 2008 salafiyunpad 1 comment

Oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsar

Diriwayatkan bahwa Sa’ad bin Ibrahim, Abu Salamah bin Abdurrahman, Muhammad bin Mus’ab bin Syurahabil dan Muhammad bin Shafwan berkata kepada Sa’id bin Sulaiman bin Zaid bin Tsabit: “Menetapkan hukum secara hak (benar) selama satu hari, lebih utama di sisi Allah, daripada shalatmu sepanjang umur.” Read more…

Categories: Nasihat, manhaj

UNTAIAN NASIHAT SYAIKH IBRAHIM AR-RUHAILY (3)

Penerjemah: Arief Budiman Abu Abdillah, Lc.

Adapun makna al ijtima’ (bersatu/berkumpul di atas agama Allah), maka terjadi pula sebagian muslimin yang salah dalam memahaminya. Bahkan sebagian kelompok yang menisbahkan (mengafiliasikan) diri mereka kepada manhaj dakwah (yang benar) pun keliru dalam memahami makna al ijtima’ ini.

Jadi, apa sesungguhnya pengertian al ijtima’ (bersatu/berkumpul di atas agama Allah) ini?

Al ijtima’ maksudnya adalah; hendaknya seorang muslim -tatkala ia berdakwah ilallah (mengajak orang lain kepada Allah), mengamalkan amar ma’ruf dan nahi munkar (memerintahkan yang baik dan melarang dari yang mungkar) dan melaksanakan kewajiban-kewajiban yang Allah wajibkan atasnya-, ia tidak boleh keluar sama sekali dari koridor dan batasan syariat dalam bermuamalah dengan orang-orang yang ia dakwahi. Read more…

Categories: Nasihat, manhaj