Penterjemah: Ustadz Abu Abdillah Arief Budiman bin Usman Rozali, Lc.
BID’AH JAMA’AH TABLIGH SANGAT BANYAK!
Kemudian, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al Washaabi berkata:
تُوْجَدُ فِيْهِمْ بِدَعٌ كَثِيْرَةٌ، بَلْ إِنَّ دَعْوَتَهُمْ مَبْنِيَّةٌ عَلَى الْبِدَعِ، إِذْ عَمُوْدُ دَعْوَتِهِمُ الْفِقَرِيُّ هُوَ الْخُرُوْجُ بِهَذَا التَحْدِيْدِ؛ فِيْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلاَثَةُ أَيَّامٍ، وَفِي السَّنَةِ أَرْبَعُوْنَ يَوْماً، وَفِي الْعُمْرِ أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ، وَفِي كُلِّ أُسْبُوْعٍ جَوْلَتَانِ؛ جَوْلَةٌ فِي الْمَسْجِدِ الَّذِيْ تُصَلَّى فِيْهِ، وَالثَّانِيَةُ مُتَنَقِّلَةٌ، وَفِي كُلِّ يَوْمٍ حَلْقَتَانِ: حَلْقَةٌ فِي الْمَسْجِدِ الَّذِيْ تُصَلَّى فِيْهِ، وَالثَّانِيَةُ فَي الْبَيْتِ، وَلَنْ يَرْضَوْا عَنِ الشَّخْصِ إِلاَّ إِذَا الْتَزَمَهُ، وَلاَ شَكَّ أَنَّهُ بِدْعَةٌ فِي الدِّيْنِ مَا أَنْزَلَ اللهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ.
Pada mereka terdapat bid’ah yang banyak. Bahkan dakwah mereka terbangun di atas bid’ah-bid’ah. Karena tiang penyangga utama dakwah mereka adalah al khuruuj (keluar), dengan batasan-batasan berikut; dalam setiap bulan, (keluar) tiga hari. Dalam setahun, empat puluh hari. Dalam seumur hidup, empat bulan. Dan dalam satu pekan terdapat dua jaulah (perjalanan). Yang pertama, dilakukan di masjid yang dilakukan shalat di dalamnya, dan yang kedua berpindah-pindah. Dan dalam setiap hari terdapat dua halaqah (semacam pelajaran). Yang pertama, dilakukan di masjid yang dilakukan shalat di dalamnya, dan yang kedua dilakukan di rumah. Dan mereka tidak akan ridha dengan seseorang, kecuali jika orang tersebut berpegang teguh dengan aturan-aturan seperti ini. Dan tidak diragukan lagi, bahwa hal ini adalah bid’ah dalam agama yang sama sekali tidak diizinkan oleh Allah.
Read more…