Download Audio: POLEMIK WAKTU SHOLAT SUBUH (Bagian Kedua) [Sebuah Bantahan] (Ust. Zainal Abidin, Lc.) [PENTING]

Alhamdulillah, kaum Muslimin yang insya Allah dimuliakan oleh Allah, silakan dengarkan kembali lanjutan pembahasan seputar Polemik Fajar Shodiq yang disampaikan oleh Al Ustadz Zainal Abidin, Lc di radio Rodja.

Semoga penjelasan beliau bermanfaat. Dengarkanlah wahai para pencari kebenaran, dan tinggalkanlah fanatik buta ala hizbiyyah. Silakan download pembahasan kajiannya pada link berikut:

Download Polemik Fajar Shodiq bagian kedua

Pembahasan kajian bagian pertama dapat di download di sini

Silakan baca pula artikel yang sangat bermanfaat yang ditulis oleh al Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM Hafidzahullah dan dimuat di Majalah Al-Furqon, Edisi 4, Tahun ke-9/Dzulqo’dah 1430/2009. Silakan kunjungi link berikut:

Jadwal Shalat Subuh Dipermasalahkan: Akar Perbedaan Tentang Fajar Shodiq, Definisi Fajar Shodiq

Jadwal Shalat Subuh Dipermasalahkan: Hukum Menggunakan Jadwal Waktu Sholat

About these ads

Posted on 5 November 2009, in DOWNLOAD AUDIO, fiqih, Nasihat and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. innalillahi wa inna ‘ilaihi roji’uun ……
    sangat tidak pantas ucapan itu keluar dari mulut da’i sekaliber ust zaenal abidin , dan saya berharap itu hanyalah ” salah ucap ” yang dapat di koreksi.
    lantas dimana implementasi dakwah bahwa sesama ahlus sunnah itu saudara , yang saling menyanyangi dan menghormati .
    kalaulah ada yang salah diantara saudaranya hendaklah di beritahu dengan cara-cara yang baik dan bukannya membicarakan di belakang yang bersangkutan .
    tolong sampaikan pesan ini bagi teman-teman yang bisa menyampaikan kepada beliau , dan janganlah faktor ijtihad ini sebagai fitnah perpecahan .

  2. abu aalimah bagus wijanarko

    entah kenapa, apa ada yang tau, kalo kita sudah mengundang masyayeikh tiap tahun dauroh, dan sudah kita tanya masalah waktu subuh, sudah dijawab harus diundur kok justru ditolak dibelakang, kalo gitu ya kenapa diundang? kenapa ditanya? kalo akhirnya tetep ditolak? apa ada yang tau alasan terbaik buat ana agar tidak bersuuzhon, …?
    ustadz zaenal mengatakan kutipan fatwa syaikh albany di plintir…, kalo ustad musyafa addariny mengatakan pengamatan syaikh albany salah!! subhanallah, apa para muridnya yang tiap tahun kita undang dauroh juga salah??? laailaahaillallah..
    qod innahuma fii qoulin mukhtakif..
    apa ada yang tau alasan terbaik buat ana agar tidak bersuuzhon, …? bersuuzhon bahwa jika saja koreksi ini berasal dari majalah assunnah atau alfurqon mungkin, tidak seperti ini kejadianya.., semoga tidak, semoga ini murni berasal dari ilmu dan konsekwensi sebagai amanah orang yang punya ilmu yaitu kedua ustad al-karim kita diatas. allahua’lam

  3. ibnuabbaskendari

    Bantahan terhadap artikel majalah Qiblati Edisi 8 & 9 Volume 4 yg berjudul “SALAH KAPRAH TENTANG WAKTU SUBUH” yg ditulis oleh: Mamduh Farhan al-Buhairi

    http://ibnuabbaskendari.wordpress.com/2009/11/10/jadwal-shalat-subuh-dipermasalahkan/

    • abu aalimah bagus wijanarko

      udah ana baca di majalahnya langsung ya akhy, saran ana jika boleh, baca qiblati atau artikel mengenai polemik ini dari pihak yang mendukung salahnya jadwal waktu, karena saat ini ada yang melarang ikhwan ikhwan kita untuk membaca majalah ini, dengan alasan yang kurang bisa di terima.
      insyaallah minimal ada manfaatnya dan justru tidak membuat kita taklid buta, karena kita harus tau dari kedua belah pihak. kita harus adil.

  4. abu aalimah bagus wijanarko

    ust. al karim zaenal abidin (bantahan 2) :

    mengatakan (kira2) bahwasanya ketidak hadiran beliau di trawas dijadikan hujah.. tanggapan saya :bukan sama sekali bukan, bahkan syaikh musa, hanya saja mengatakan di yordan mereka mengundur 25menit (insyaallah di sana jadwalnya 18derajat) , maka di indonesia tinggal menarik derajat dan menyesuaikan waktunya atau melihatnya.
    mengenai penyebaran langsung ke masyarakat memang tidak ada dukungan langsung yang jelas tapi dibawakan praktek ulama saudi yang mengikuti jadwal ummul quro, yang menyebarkan selebaran langsung ke masjid2 bahwa iqomah diundurkan 20menit, dan juga para wanita hendaknya solat dirumah menunggu iqomah. allahua’lam

  5. abu aalimah bagus wijanarko

    alhamdulillah

    ya akhy antum mengatakan atau menuduh yang mendukung salahnya jadwal solat pemerintah saat ini hizbiyah, bukankah masih banyak kata pantas lainya?
    demi allah, ana, kalaupun qiblati dan crew-nya rujuk dan kembali ke jadwal pemerintah, maka ana susah untuk ikut rujuk, karena yang ana ikuti bukanlah mereka, akan tetapi 2 imam besar abad ini dan para muridnya dari 3 imam besar yang tidak ada khilah insyaalah diantara kita. afwan.

    untuk mengetahui kesalahan besar jadwal solat saat ini tidaklah susah atau sulit. kita bisa melihat waktu ashar, di beberapa bulan waktunya terlalu cepat, lihat saja bayangan kita belum melebihi panjang tubuh kita. apalagi waktu subuh? yang lebih susah dilihat? (bukanya sangat sulit dilihat dan itupun bukan alasan untuk tidak melihat).
    ini pertama.
    kedua tidak ada khilaf insyaallah dikalangan ahli ilmu saat ini 3 imam besar abad ini adalah ibnu baz, ibnu utsaimin, dan naashirudiin al-albani. dari ke tiganya 2 mendukung salahnya jadwal waktu saat ini. apakah dengan keadaan seperrti ini pantas jika seseorang mengatakan tukang fitnah, bukan ulama (meremehkan orang lain dan merendahkanya) dan cap jelek lainya pada orang yang membawakan dan mendukung dan membuktikan pendapat 2 dari 3 imam besar??
    sungguh ana ngeri dengan pernyataan2 jelek ini.
    kita tau sendiri barang siapa mengatakan wahai musuh allah dan tidak seperti itu maka kembali padanya. dan kita juga tau merendahkan dan meremehkan orang lain adalah salah satu ciri kesombongan? allahua’lam.
    catatan : ustadz agus dengan lapang dan senang hati jika ustadz zaenal (adik kelas beliau, satu rumah dengan beliau ketika di lipia) mau bertemu dan menjalankan amanah ilmu yang telah dimiliki untuk membahas secara syar’i dan bijak.

    saran ana jika boleh, baca qiblati atau artikel mengenai polemik ini dari pihak yang mendukung salahnya jadwal waktu, karena saat ini ada yang melarang ikhwan ikhwan kita untuk membaca majalah ini, dengan alasan yang kurang bisa di terima.
    insyaallah minimal ada manfaatnya dan justru tidak membuat kita taklid buta, karena kita harus tau dari kedua belah pihak.

  6. kok ada kontradiksi di artikel tersebut di kesimpulan :

    http://www.almanhaj.or.id/content/2562/slash/0

    “Dan makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar” [Al-Baqarah 2 : 187]
    “Ayat ini menunjukkan bahwa permulaan munculnya cahaya di timur pertanda fajar terbit walaupun sangat kecil selagi dapat dilihat mata manusia.” (fajar shodiq terbit bisa dilihat)
    “Yang dapat melihat adalah orang-orang yang memiliki penglihatan yang sangat tajam, bahkan ketika langit menjadi semakin berubah, maka bisa jadi awal munculnya fajar shodiq itu tidak dapat dilihat oleh mata”(fajar shodiq terbit tidak bisa dilihat)

    “[15]. Sebagaimana diisyaratkan sulitnya melihat fajar shodiq oleh Syaikh Ibnu Utsaimin dalam As-Syarhul Mumthi’ ala Zadil Mustaqni 2/94. Demikian juga Syaikhuna Dr Sami bin Muhammad as-Shuqoir, murid sekaligus pengganti Syaikh Ibnu Utsaimin sebagai imam rowatib di masjidnya, beliau menafikan terlihatnya fajar shodiq pada zaman sekarang kecuali dengan penelitian yang mendalam. (informasi dari al-Akh Abdul Wahhab dari kota Unaizah, KSA)”

    sedang ayat sangat jelas :
    “Dan makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar” [Al-Baqarah 2 : 187]“(fajar shodiq bisa dilihat oleh kaum muslimin)

    فكاوا وا ثربواحتى يعتزصى لكم الأحمز

    ““Makan dan minumlah sampai menghadangmu (fajar) merah” [HR Abu Daud : 1/69-370, At-Tirmidzi : 705, Ibnu Majah : 1930 dan Ad-Daruquthni hlm 231, dihasankan Al-Albani dalam Silsilah Shahihah : 2031].”(fajar shodiq bisa dilihat kaum muslimin)

    Imam Ibnul Qayyim berkata, “Termasuk adab terhadap Nabi adalah dengan tidak mempermasalahkan sabda beliau tetapi mempermasalahkan pendapat, tidak menentang sabda beliau dengan analogi tetapi semua analogi dilempar karena tunduk terhadap nash, tidak mengubah makna sabda beliau dari hakikat aslinya hanya berdasar pada rasio. Semua ini termasuk kurang adab terhadap beliau dan termasuk kelancangan yang sangat.” [Madarijus Salikin 2/ 441-442] (sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/2059/slash/1)

    dan ceramah ustadz zainal yang ke dua kok sangat berbeda dengan artikel
    TANDA SUBUH ADALAH TERBITNYA FAJAR, APA HUKUM MAKAN DAN MINUM KETIKA MUADZIN ADZAN.
    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

    http://www.almanhaj.or.id/content/1617/slash/0

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 22.753 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: