Arsip Bulanan: September 2011
BILA BUDAYA KORUPSI MERACUNI BIROKRASI
Oleh Ustadz Zainal Abidin, Lc.
BUDAYA KORUPSI MAKIN BERKARAT
Masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kata korupsi bahkan rakyat jelata yang tinggal dipelosok desa pun mengenal korupsi. Gerakan anti korupsi digelar disetiap tempat, gerakan pemberatasan KKN digulirkan dan jihad melawan kriminal birokrasi ditegakkan dengan harapan prilaku insan birokrasi dan sistem pemerintahan berubah menjadi lebih baik. Hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia berkeinginan negerinya yang tercinta bebas dari penyakit korupsi serta sistem birokrasi yang ruwet sehingga tercipta sistem sosial, politik dan ekonomi yang adil, bermoral dan agamis. Namun harapan indah itu saat ini seakan hanya ada dalam angan-angan bahkan mungkin sebuah mimpi karena betapa banyak usaha yang telah dilakukan namun penyakit ini seakan sudah mengakar kuat kuat sehingga tidak bergeming. Bahkan berbagai bencana yang mendera negeri kita belum juga mampu merubah perilaku para koruptor dan para birokrat. Read the rest of this entry
Pengeboman dan Pengrusakan Bukan Jihad! (Nasihat Bagi Para Khowarij)
Diringkas oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari dari kitab ‘Bi Ayyi ‘Aqlin wa Diinin Yakuunu at-Tafjiir wad Tadmiir Jihaadan’, karya Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbâd
Sungguh mengagetkan ketika berbagai media menyiarkan berita pengeboman atau bom bunuh diri yang dilakukan oleh seseorang di masjid di Cirebon saat kaum Muslimin menjalankan ibadah Jum’at di sana. Yang lebih mengagetkan lagi, ada sebagian kaum Muslimin yang menganggap itu sebagai jihad, dengan alasan mereka (para polisi) yang shalat di sana itu adalah thagut yang harus diperangi. Melihat fakta ini, kami merasa perlu menghadirkan sebuah pembahasan yang disampaikan oleh salah seorang Ulama di Madinah. Sebuah pembahasan singkat yang penuh dengan dalil. Namun karena keterbatasan halaman, maka yang kami hadirkan di sini adalah rangkuman dari pembahasan tersebut. Kami berharap, semoga tulisan singkat ini bisa semakin memahamkan kita tentang agama yang hanif ini. -red
Doa Memohon Kesucian Jiwa
Doa Minta Kesucian Jiwa
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا
Ya Allah Subhanahu wa Ta’ala , aku berlindung kepada Engkau dari kelemahan, sifat malas, sifat pengecut, bakhil, pikun dan siksa kubur. Ya Allah Subhanahu wa Ta’ala, anugrahkan kepada kami ketaqwaan jiwa. Sucikanlah, Engkau adalah sebaik-baik dzat yang mensucikannya. Engkau adalah pelindung dan penjaganya. Ya Allah Subhanahu wa Ta’ala, aku berlindung kepada Engkau dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak pernah khusyuk, jiwa yang tidak pernah puas dan doa yang tidak dikabulkan.
(HR. Muslim no: 2722 dikutib dari fiqh al ad`iyah wa al adzkar)
Rasulullah Berlindung Diri dari Kemalasan
Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung diri dari kemalasan
Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan hamba-Nya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dalam firman-Nya,
Maka berlomba-lombalah kamu (dalam membuat) kebaikan (Q.s. al-Baqarah/2: 148)
Dengan demikian, jelaslah bahwa tugas seorang Muslim di dunia ini ialah memperbekali diri dengan amal shaleh sebanyak-banyaknya, berusaha menjadi orang yang pertama dan paling gesit dalam setiap amal shaleh layaknya Abu Bakar radhiallahu ‘anhu dan merindukan beramal shaleh pada setiap saat dan di setiap tempat.
Hanya saja, seorang Muslim tidak selalu mulus dalam menjalankan amal di setiap harinya. Ada saja aral melintang yang menjadi penghalang pelaksanaannya. Terkadang, halangan itu justru muncul dari dalam dirinya yang bernama sifat malas. Read the rest of this entry
Sepuluh Kaidah Penting Tentang Istiqomah (Kaidah Pertama: Istiqomah Anugerah dari Allah)
Oleh Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Badr
Kaidah Pertama: Istiqomah adalah anugerah Ilahiyyah dan hadiah Rabbaniyyah
Didalam ayat-ayat yang sangat banyak dari Kitabullah Subhanahu wa Ta’ala, Allah Azza wa jalla sering kali menyandarkan kepada dirinya Hidayah (petunjuk.pent) kepada jalanNya yang lurus. Bahwa setiap perkara semua ada ditanganNya Azza wa Jalla yang mana Allah memberi petunjuk kepada siapa yang di kehendakiNya dan menyesatkan siapa yang di kehendakiNya. Di tangan Allah lah hati-hati setiap hambaNya, siapa yang di kehendaki maka dia ditetapkan berada dijalanNya dan siapa yang di kehendaki maka dia di palingkan dari jalanNya. Read the rest of this entry
Sepuluh Kaidah Penting Tentang Istiqomah (Pengantar)
Oleh Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Badr
PENGANTAR
Sesungguhnya segala pujian itu hanya milik Allah Ta’ala, kita memuji, minta pertolongan dan ampunan kepadaNya, dan kita berlindung dari keburukan diri-diri kita dan dari kejelekan amalan-amalan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk olehNya maka dialah orang yang telah mendapat petunjuk dan barangsiapa disesatkan maka tidak ada petunjuk baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak untuk diibadahi dengan benar kecuali hanya Allah semata yang tidak ada sekutu bagiNya. Aku juga bersaksi bahwasannya Muhammad adalah seorang hamba dan rasulNya. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepadanya, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du:
Buku ini membahas berbagai hal yang berkaitan dengan masalah istiqomah, dan pembahasan tentang istiqomah adalah pembahasan yang sangat penting dan memiliki kedudukan yang besar. Oleh karena itu setiap dari diri kita harus selalu memperhatikannya dan memberikan porsi yang besar dan kesungguhan serta penjagaan. Allah Ta’ala berfirman: Read the rest of this entry
Antara Kerja dan Mendidik Anak
Dijawab oleh Ustadz Muhammad Qasim, Lc. hafizhahullah
Al-Hamdulillah, saya dan suami selalu mengikuti kajian. Namun ada sedikit yang mengganjal dalam hati tentang suami saya yang terlalu banyak tidur. Saya tahu, mungkin ia kelelahan karena kerja dalam shif 3. Akan tetapi, bila sedang kebagian shif 2 dan 3, seharian di rumah tidur terus. Dia bangun hanya untuk shalat saja.
Saya sebagai istri ingin, mumpung suami sedang ada di rumah, memanfaatkan waktu tersebut untuk ikut mengajari anak-anak membaca Al-Qur`an atau mengontrol pelajaran sekolah mereka. Atau berdiskusi dengan saya tentang masalah apa saja. Saya ingin mengungkapkan ini secara langsung kepada suami, tetapi takut. Suami saya berlangganan Majalah As-Sunnah.
Semoga jawaban dari Redaksi membuat suami berhasil memenej waktunya dengan baik. Jazakumullahu khairan katsiran.
Read the rest of this entry
Jual Tas Laptop (Softcase) Batik Cantik Harga Grosir dan Eceran

Tas Laptop Batik
Jual aneka tas laptop (softcase) batik cantik ukuran 10″ hingga 14″ tersedia dalam berbagai model dan corak batik. Tas Laptop Batik terbuat dari kain batik asli Solo dengan lapisan busa. Dilengkapi karet pada bagian dalam sebagai pengunci laptop.
Spesifikasi Produk
- Kain batik (motif batik tidak sama persis dengan gambar).
- Lapisan busa pada bagian dalam.
- Karet pengait (4 buah) sebagai pengaman laptop.
- Ritsleting ganda plastik warna hitam.
DAPATKAN DISKON MENARIK (HARGA GROSIR) BAGI RESELLER.
Pemesanan hubungi 081329045923
Berikut beberapa motif tas laptop batik: Read the rest of this entry
Mengedarkan Kotak Infak Saat Khatib Naik Mimbar
Dijawab oleh Ustadz Syahrul Fatwa (Pengajar Ma’had Riyadhush Shalihin Pandeglang, Banten dan Pengasuh Majalah Al-Furqon)
Tanya:
Assalamu’alaikum. Ustadz, bagaimana hukum menjalankan kotak infaq di masjid pada saat ada khotib naik mimbar atau pada saat pengajian rutin? Jazakallahu khoiron. (Mujiono, Tanjungpinang)
Jawab:
Wa’alaikumussalam warohmatullohi wa barakaatuh.
Pertanyaan ini mengandung dua pertanyaan;
Pertama: Hukum menjalankan kotak infak di masjid saat khotib naik mimbar
Kedua: Hukum menjalankan kotak infak saat pengajian rutin
Read the rest of this entry








