Download Ceramah: Kaidah Beramal Shalih Bersama Ustadz Abu Qotadah (Salatiga & Solo, 2-3 Oktober 2011)

Amalan shalih terwujud dengan niat yang shalih,tapi niat yang baik tidak bisa menjadikan perkara mungkar menjadi baik atau perkara bid’ah jadi sunnah, betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan tapi tidak mencapainya.

Niat berhubungan dengan keikhlasan. Ikhlas untuk Allah adalah syarat diterimanya amal, karena Allah tidak menerima amalan kecuali yang paling murni dan benar, yang paling murni adalah yang ditujukan hanya untuk Allah dan yang paling benar adalah yang sesuai dengan sunnah yang shahih.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguh-nya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS: An-Nahl: 97)

Simak kajian lengkapnya bersama al Ustadz Abu Qotadah Suherlan hafidzhullah di Salatiga dan Sukoharjo (2-3 Oktober 2011)

Kaidah Dalam Beramal Sholih (Salatiga)

Aqidah dan Amal Shalih (Sukoharjo)

Sumber: SuaraQuran.com

Tentang SALAFIYUNPAD™

Diperbolehkan menyebarkan seluruh konten blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil, serta menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khaira.

Posted on 12 Oktober 2011, in aqidah islam, DOWNLOAD AUDIO and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. ustad kalau ada ustad ngarang buku sendiri bidah ngga ustad ?

  2. ustad amalan yg murni itu yg bagaimana ustad?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.263 pengikut lainnya.