BEBERAPA KEYAKINAN ANEH SYI’AH ITSNA ‘ASYARIYYAH (1)

Oleh Al-Ustadz Muhammad Wujud

Berikut ini saya nukilkan beberapa keyakinan aneh yang ada pada Syi’ah Imamiyyah Itsna ‘Asyariyyah, dinukil dari lisan ulama’ mereka dengan tanpa pengurangan dan penambahan. Semua yang diuraikan adalah bukti Hakikat Syi’ah yang sebenarnya. Lebih-lebih beberapa keyakinan mereka terhadap Ahlu Sunnah yang tidak pernah bersahabat. Ucapan-ucapan ulama mereka sangat tidak layak didengar oleh telinga-telinga Ahlu Sunnah, khususnya yang berhubungan dengan nama-nama Shahabat Nabi yang agung, Abu bakar ash-Shidiq dan Umar al-Faruq beserta putrid keduanya. Read more »

SYAIKH ALI BIN HASAN AL-HALABI BERBICARA TENTANG JAMA’AH TABLIGH!! (1)

Penerjemah: Ustadz Abu Abdillah Arief Budiman bin Usman Rozali, Lc. -حفظه الله-

بسم الله الرحمن الرحيم
Terjemah penjelasan Syaikh Ali bin Hasan Al Halabi Al Atsari -حفظه الله-
terhadap point ke-16 (tentang Jamaa’atut Tabliigh),
dari risalah karya Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rahimahullah, yang berjudul:

“INILAH DAKWAH DAN AQIDAH KAMI”
(Dalam acara Daurah Syar’iyyah VIII, Trawas, Mojokerto,
29 Muharram - 6 Shafar 1429 H, 7-13 Februari 2008 )
هَذِهِ دَعْوَتُنَا وَعَقِيْدَتُنَا

===============================================================
NASH PERKATAAN SYAIKH MUQBIL BIN HADI AL WADI’I rahimahullah

قال الشيخ مقبل بن هادي الوادعي -رحمه الله-:
أما جماعة التبليغ، فإليك ما كتبه الأخ الفاضل محمد بن عبد الوهاب الوصابي -حفظه الله تعالى-، فقال:
أ‌- يعملون بالأحاديث الضعيفة، بل والموضوعة وما لا أصل له.
ب‌- توجد فيهم بدع كثيرة، بل إنّ دعوتهم مبنية على البدع، إذ عمود دعوتهم الفقري هو الخروج بهذا التحديد؛ في كلّ شهر ثلاثة أيام، وفي السنة أربعون يوماً، وفي العمر أربعة أشهر، وفي كلّ أسبوع جولتان؛ جولة في المسجد الذي تصلى فيه، والثانية متنقلة، وفي كلّ يوم حلقتان: حلقة في المسجد الذي تصلى فيه، والثانية في البيت، ولن يرضوا عن الشخص إلا إذا التزمه، ولا شكّ أنه بدعة في الدين ما أنزل الله بها من سلطان.
ت‌- يرون أنّ الدعوة إلى التوحيد تنفير للأمة.
ث‌- يرون أنّ الدعوة إلى السنّة تنفير للأمة.
ج‌- يقول أميرهم بالحُدَيْدَة: “بدعة تجمع الناس خير من سنة تفرق بينهم”!!
ح‌- يكنّون العداوة لأهل السنّة.
خ‌- يزهّدون الناس عن العلم النافع تلميحاً وتصريحاً.
د‌- يرون أنه لا نجاة للناس إلا عن طريقهم، ويضربون على ذلك مثلاً بسفينة نوح: “من ركب فيها نجا، ومن لم يركب هلك”، ويقولون: “إنّ دعوتنا كسفينة نوح”، سمعت هذا المثل منهم في الأردن واليمن.
ذ‌- لا يهتمّون بتوحيد الألوهية، وتوحيد الأسماء والصفات.
ر‌- أنهم غير مستعدّين لطلب العلم، ويرون أنّ الوقت الذي يُصرف في طلب العلم ضائع.
وفيهم غير ما ذكر.

Read more »

UNTAIAN NASIHAT SYAIKH IBRAHIM AR-RUHAILY (4)

Penerjemah: Arief Budiman Abu Abdillah, Lc.

Bagaimana dan apa maksud dari perkataan “sebagian kita memberikan ‘udzur (keleluasaan dan kelonggaran) terhadap sebagian kita yang lain” ini?!

Kalau maksudnya adalah; “Jika kita melihat kesalahan orang yang berbuat salah, maka kita berikan ‘udzur (kita biarkan dan berikan keleluasaan) atas kesalahannya”, maka bagaimana mungkin kita bisa memberikan ‘udzur?! Kita tidak boleh memberikan ‘udzur (atau membiarkannya leluasa di atas kesalahannya)! Bahkan kita wajib meluruskannya dan menyadarkannya bahwa ia berada di atas kesalahan!

Namun, jika ia melakukan sebuah kesalahan sedangkan ia jahil (bodoh, belum mengetahui bahwa hal itu adalah salah, Pent), maka orang yang seperti inilah yang bisa mendapatkan ‘udzur (dimaklumi karena kebodohannya).

Read more »

STUDI DASAR ISLAM INTENSIF 2008 (Dauroh Manhajiyyah - Bandung)

MATERI & PEMATERI:

26 Juli 2008
“Berpegang Teguh Kepada Sunnah Nabi & Keutamaan Shahabat Rasulullah”
Oleh Ustadz Abu Sumayyah, Lc. (Pengajar Ponpes Ihya’us-Sunnah, Tasikmalaya)

27 Juli 2008
“Sikap Seorang Muslim Menghadapi Fitnah”
Oleh Ustadz Badrussalam, Lc. (pengajar Ponpes Minhajus Sunnah, Bogor)

28 Juli 2008
“Keutamaan & Adab Menuntut Ilmu”
Oleh Ustadz Abdullah Taslim, Lc. (Mahasiswa Pascasarjana Univ. Islam Madinah, KSA)

29 Juli 2008
“Adab-Adab di dalam Ikhtilaf”
Oleh Ustadz Abu Haidar Al-Sundawy (Pembina Yayasan Ihyau’ Al-Sunnah, Bandung)

SIFAT-SIFAT KHAWARIJ! (2/2)

Oleh Muhammad Abdul Hakim Hamid

4. Keras Terhadap Kaum Muslimin
Sesungguhnya kaum Khawarij dikenal bengis dan kasar, mereka sangat keras dan bengis terhadap muslimin, bahkan kekasaran mereka telah sampai pada derajat sangat tercela, yaitu menghalalkan darah dan harta kaum muslimin serta kehormatannya, mereka juga membunuh dan menyebarkan ketakutan di tengah-tengah kaum muslimin. Adapun para musuh Islam murni dari kalangan penyembah berhala dan lainnya, mereka mengabaikan, membiarkan serta tidak menyakitinya. Read more »

SIFAT-SIFAT KHAWARIJ! (1/2)

Oleh Muhammad Abdul Hakim Hamid

MUQADDIMAH

Khawarij mempunyai ciri-ciri dan sifat-sifat yang menonjol. Sebaik-baik orang yang meluruskan sifat-sifat ini adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan sifat-sifat kaum ini dalam hadits-haditsnya yang mulia. Read more »

BEDAH BUKU: BEGINI SEHARUSNYA BERDAKWAH

BEDAH BUKU “RUMAH TANGGA TANPA PROBLEMA”

Hadirilah bedah buku
“Rumah Tangga Tanpa Problema”

Menjalin Keluarga Harmonis dalam Bingkai Islam
[Persiapan, ketika dan setelah pernikahan...]

bersama
Al Ustadz Abu Faruq Ayip Syafruddin

Waktu : Jum’at, 11 Juli 2008
pukul 13:00 WIB - Ashar Read more »

Cara-Cara Batil Menegakkan Daulah Islamiyah Ala HIZBUT TAHRIR (Firqoh Mu’tazilah Abad Ini)

Oleh Ustadz Luqman Ba’abduh

Ketika kaum muslimin, terkhusus para aktivisnya, telah menjauhi dan meninggalkan metode dan cara yang ditempuh oleh para nabi dan generasi Salaful Ummah di dalam mengatasi problematika umat dalam upaya mewujudkan Daulah Islamiyyah, tak pelak lagi mereka akan mengikuti ra`yu dan hawa nafsu. Karena tidak ada lagi setelah Al-Haq yang datang dari Allah Ta’ala dan Rasul-Nya n serta Salaful Ummah, kecuali kesesatan. Read more »

KAJIAN UMUM MEMYAMBUT SISWA BARU 2008

KAJIAN UMUM MEMYAMBUT SISWA BARU

MASA ORIENTASI SISWA (MOS) 2008

Tema: KEAGUNGAN ILMU SYAR’I

Bersama:

Al-Ustadz Hadid Abu Hanif

(Pimred Majalah WILDAN & Pengajar Ponpes Imam Bukhari, Solo)

Hari/ Tanggal: Rabu, 16 Juli 2008

Waktu: Pukul 09.15 – 12.00 WIB

Read more »

KAJIAN UMUM: MENYELAMATKAN UMAT DARI KEHANCURAN

HADIRILAH KAJIAN UMUM

“MEYELAMATKAN UMAT DARI KEHANCURAN:

Bersama: Ustadz MUJAHID (Murid Syaikh Abul Hasan Al-Ma’ribi)

AHAD, 27 JULI 2008 Read more »

(CATATAN TERBUKA UNTUK IMAM SAMUDRA) WAJAR KALAU ANDA KELIRU (3)

Oleh Ustadz Abu ‘Umar Basyir

Segala upaya Anda untuk menjabarkan perbedaan antara bom syahid, yang Anda pertahankan kebenarannya itu, dengan bom bunuh diri berdasarkan setumpuk keterangan dan dalil, sebenarnya sudah terjawab oleh berbagai fatwa ulama Ahlussunnah seputar itu. Di sini, kami tidak berniat membahas dan mengulang kembali bahasan itu, karena kami yakin Anda pun kemungkinan hanya punya sedikit nyali untuk menelaahnya. Read more »

PEMIMPIN IDEAL (bagian kedua – selesai)

Oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsar

Diriwayatkan bahwa Sa’ad bin Ibrahim, Abu Salamah bin Abdurrahman, Muhammad bin Mus’ab bin Syurahabil dan Muhammad bin Shafwan berkata kepada Sa’id bin Sulaiman bin Zaid bin Tsabit: “Menetapkan hukum secara hak (benar) selama satu hari, lebih utama di sisi Allah, daripada shalatmu sepanjang umur.” Read more »

UNTAIAN NASIHAT SYAIKH IBRAHIM AR-RUHAILY (3)

Penerjemah: Arief Budiman Abu Abdillah, Lc.

Adapun makna al ijtima’ (bersatu/berkumpul di atas agama Allah), maka terjadi pula sebagian muslimin yang salah dalam memahaminya. Bahkan sebagian kelompok yang menisbahkan (mengafiliasikan) diri mereka kepada manhaj dakwah (yang benar) pun keliru dalam memahami makna al ijtima’ ini.

Jadi, apa sesungguhnya pengertian al ijtima’ (bersatu/berkumpul di atas agama Allah) ini?

Al ijtima’ maksudnya adalah; hendaknya seorang muslim -tatkala ia berdakwah ilallah (mengajak orang lain kepada Allah), mengamalkan amar ma’ruf dan nahi munkar (memerintahkan yang baik dan melarang dari yang mungkar) dan melaksanakan kewajiban-kewajiban yang Allah wajibkan atasnya-, ia tidak boleh keluar sama sekali dari koridor dan batasan syariat dalam bermuamalah dengan orang-orang yang ia dakwahi.

Read more »

UNTAIAN NASIHAT SYEIKH IBRAHIM AR-RUHAILY (2)

Penerjemah: Arief Budiman Abu Abdillah, Lc

Sehingga, tidak setiap orang yang berdakwah ilallah (mengajak orang lain kepada Allah) pasti akan diterima dakwahnya. Maka dari sinilah, seorang muslim wajib ber-i’tisham (berpegang teguh) dengan tali dan agama Allah, yakni; di saat ia tidak mendapatkan jawaban dari orang-orang yang ia dakwahi.
Dan permasalahan ini merupakan sebuah tempat berbahaya yang kebanyakan orang tergelincir padanya. Sebagian orang berdakwah ilallah (mengajak orang lain kepada Allah), pada mulanya ia lurus dalam berdakwah, mengajak orang lain kepada kebaikan. Namun, tatkala ia tidak mendapatkan respon dari orang-orang yang ia dakwahi, mulailah tampak pada dirinya penyimpangan. Read more »

PEMIMPIN IDEAL (bagian pertama)

Oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsari

Al-Mawardi rahimahullah dalam kitab al-Ahkam ash-Shulthaniyah menyebutkan syarat-syarat seorang pemimpin, di antaranya: Pertama, adil dengan ketentuan-ketentuannya. Kedua, ilmu yang bisa mengantar kepada ijtihad dalam menetapkan permasalahan kontemporer dan hukum-hukum. Ketiga, sehat jasmani, berupa pendengaran, penglihatan dan lisan, agar ia dapat langung menangani tugas kepemimpinan. Keempat, normal (tidak cacat), yang tidak menghalanginya untuk bergerak dan beraksi. Kelima, bijak, yang bisa digunakan untuk mengurus rakyat dan mengatur kepentingan Negara. Keenam, keberanian, yang bisa digunakan untuk melindungi wilayah dan memerangi musuh.

Nilai lebih dalam hal kebijakan, kesabaran, keberanian, sehat jasmani dan rohani serta kecerdikan merupakan kriteria yang mutlak harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Tanpa memiliki kriteria itu, seorang pemimpin akan kesulitan dalam mengatur dan mengurus Negara dan rakyatnya.

Muhammad al-Amin asy-Syinqithi menjelaskan, “Pemimpin haruslah seseorang yang mampu menjadi Qadhi (hakim) bagi rakyatnya (kaum muslimin). Haruslah seorang alim mujtahid yang tidak perlu lagi meminta fatwa kepada orang lain dalam memecahkan kasus-kasus yang berkembang di tengah masyarakatnya!” [1]

Ibnul-Muqaffa’ dalam kitab al-Adabul-Kabir wa Adabush-Shaghir menyebutkan plar-pilar penting yang harus diketahui seorang pemimpin: “Tanggungjawab kepemimpinan merupakan sebuah bala’ (ujian) yang besar. Seorang pemimpin harus memiliki empat kriteria yang merupakan pilar dan rukun kepemimpinan. Di antara keempat kriteria inilah sebuah kepemimpinan akan tegak, (yaitu): tepat dalam memilih, keberanian dalam bertindak, pengawasan yang ketat, dan keberanian dalam menjalankan hukum” .

Read more »

LARANGAN ISBAL

Oleh Abu Abdillah Ibnu Luqman

Isbal artinya melabuhkan pakaian hingga menutupi mata kaki, dan hal ini terlarang secara tegas baik karena sombong maupun tidak. Larangan isbal bagi laki-laki telah dijelaskan dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sangat banyak, maka selayaknya bagi seorang muslim yang telah ridho Islam sebagai agamanya untuk menjauhi hal ini. Namun ada sebagian kalangan yang dianggap berilmu, menolak (larangan) isbal dengan alasan yang rapuh seperti klaim mereka kalau tidak sombong maka dibolehkan?! Untuk
lebih jelasnya, berikut kami paparkan perkara yang sebenarnya tentang isbal agar menjadi pelita bagi orang-orang yang mencari kebenaran. Amin. Wallahul Musta’an. Read more »

UNTAIAN NASIHAT SYEIKH IBRAHIM AR-RUHAILY (1)

UNTAIAN NASEHAT

Syaikh DR. Ibrahim bin ‘Amir ar Ruhaili -hafizhahullah-

AL I’TISHAM BIL KITAB WAS SUNNAH

(BERPEGANG TEGUH KEPADA AL QUR’AN DAN AS SUNNAH)

-Dalam acara Daurah Syar’iyah VI di Malang, 16-20 Juli 2006-

(Bagian Pertama)

Penerjemah: Arief Budiman Abu Abdillah, Lc.

Segala puji hanya milik Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dari-Nya, memohon ampunan kepada-Nya, dan kita bertaubat kepada-Nya. Kita pun berlindung kepada Allah dari keburukan-keburukan jiwa kita, dan dari kejelekan-kejelekan perbuatan kita. Barang siapa yang Allah berikan petunjuk kepadanya, maka tidak ada seorang pun yang mampu menyesatkannya. Dan barang siapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada seorang pun yang mampu memberikan petunjuk kepadanya.

Read more »

Upaya Menjaga Kemurnian Islam, Menyoal Tahdzir dan Norma-Normanya

oleh ustadz Abu Abdirrahman Abdullah Zaen

Pendahuluan

Empat belas abad sudah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggalkan kita umat Islam. Semakin hari kemurnian ‘ajaran Islam’ semakin keruh akibat tercemar ‘benda-benda asing” (baca: bid’ah dkk.). Ibarat suatu aliran sungai yang telah ribuan kilometer meninggalkan mata airnya; berubah menjadi amat keruh karena telah bercampur dengan sampah-sampah yang dicampakkan ke dalamnya oleh oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab. Read more »

Nasihat Syaikh Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily tentang permasalahan Ihya’ut Turats

Wahai saudaraku yang bertikai…

Wahai saudaraku yang memutuskan tali persaudaraan…

Kepada saudaraku mentahdzir dan menghajr saudaranya sesama Ahli Sunnah

Bagi mereka yang meningalkan salam saudaranya…

Sudah saatnya kita bersatu kembali…

Bersatu di atas Sunnah…

Inilah nasihat ulama kita bagi siapapun yang memiliki akal…

Nasihat Syaikh Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily tentang permasalahan Ihya’ut Turats

Pertanyaan
Syaikh Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily ditanya : Syaikh yang mulia, sebagaimana kita ketahui, penyebab terbesar perselisihan salafiyin di Indonesia adalah, bermu’amalah dengan Jum’iyyah Ihya’ut Turats di Kuwait. Sebagian saudara kita menganggap yayasan ini hizbiyyah sururiyah, berdasarkan fatwa beberapa ulama. Mereka mengatakan, orang yang bermu’amalah dengan yayasan ini, berarti ia Sururi. Sebagian dari mereka juga mengatakan, orang yang diam dan tidak melakukan hajr (mengisolasi, memboikot) orang yang bermu’amalah dengan yayasan ini, berarti juga Sururi. Read more »