Arsip Blog

Tanya Jawab: Bolehkah Menjual Buku-buku Harakah (Seperti Buku-buku Karya Sayyid Quthub, Muhammad Surur, Abdurrahman Abdul Khaliq, dan lain-lain)?

Pertanyaan:

Bagaimana hukum menjual buku yang padanya terdapat kritikan ulama, seperti tafsir Sayyid Quthub, buku Jama’ah Tabligh, Fathul Mu’in dan atau buku harokah yang lain?

Abu ‘Ukasysyah, Jakarta

Jawaban Redaksi Majalah As-Sunnah – Solo:
Read the rest of this entry

Tanya Jawab: Berkenalan dengan Doktor Taqiyuddin An-Nabhani

Dijawab oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib

Pertanyaan:

Saya pernah membaca dari salah satu referensi bahwasanya mendirikan Khilafah Islamiyah merupakan salah satu perkara yang di wajibkan oleh syari’ah? apa benar demikian? sehingga semua upaya pergerakan dakwah di lakukan dalam rangka untuk penegakkan khilafah Islamiyah? Juga saya minta pandangan dan pendapat Ustadz tentang tokoh yang bernama Taqiyudin An-Nabhani? Apakah beliau termasuk dari jajaran Ulama Ahli hadits?

Ahmad Bin Muhammad

Read the rest of this entry

Bantahan Terhadap Syubhat Hizbut Tahrir (HTI); Mengoreksi Penguasa Harus dengan GAYA TUKUL?

Sebuah bantahan terhadap artikel berjudul “Mengoreksi Penguasa Harus Dengan GAYA TUKUL…??”

Judul asli artikel Kritik Atas Pendapat Yang Menyatakan Mengoreksi Penguasa Harus Dengan (Empat Mata) karya tokoh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustadz Syamsudin Ramadhan An-Nawiy hadahullah


Oleh al Ustadz al Fadhil Abu Yahya Badrussalam, Lc. hafizhahullah


Berkata Syamsuddin Ramadlan (HTI):

Mengoreksi Penguasa Harus Dengan GAYA TUKUL…??

Tanggapan: Tukulkah yang menjadi panutanmu ??
HTI: Perlu kami nyatakan bahwa hukum asal amar makruf nahi mungkar harus dilakukan secara terang-terangan, dan tidak boleh disembunyikan. Ini adalah pendapat mu’tabar dan perilaku generasi salafus sholeh.

Tanggapan: Tetapi justru para ulama salaf menyatakan bahwa hukum asal menasehati adalah dengan rahasia. Ibnu Hibban berkata: “Nasehat wajib kepada manusia seluruhnya.. akan tetapi wajib dengan secara rahasia, karena orang yang menasehati saudaranya secara terang-terangan maka ia telah mencelanya, dan siapa yang menasehatinya secara rahasia, maka ia telah menghiasinya..” (Raudlatul ‘Uqala hal 196). Read the rest of this entry

Bagaimana Menasihati Pemerintah? [Sebuah Nasihat Bagi Harokiyyin (baca: PKS, HT,dll.)]

Oleh Ustadz Ahmad Abu Hasan

Sebuah parpol terlihat begitu garang berteriak di jalanan melakukan demonstrasi menghujat pemerintah. Mereka merasa tengah berjuang demi rakyat untuk mengoreksi kebijakan penguasa. Ghibah jalanan tersebut mereka labeli sebagai jihad di jalanan.

Kini, ketika parpol tersebut dikritik kanan kiri, bahkan termasuk anggotanya yang kritis, membalas para pengritiknya dengan tuduhan melakukan ghibah dan namimah. Karena kritikan dan buktinya dibeberkan di forum umum sebuah blog di internet. Kritik nasehat ternyata justru sering membuahkan masalah, bukan mashlahah. Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 17.850 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: