Arsip Blog

Adab Seorang Penuntut Ilmu

Oleh Ustadz Abdullah Shaleh Al-Hadrami hafizhahullah

Mukaddimah:

Segala puji hanya bagi Allah Ta’ala, Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam, keluarga, para sahabat dan pengikut setia mereka sampai hari kiamat, Amma ba’du:

(( Allah Ta’ala telah menjaga pertahanan kaum muslimin dengan mujahidin (orang-orang yang berjihad) dan menjaga syariat Islam dengan para penuntut ilmu, sebagaimana dalam firmanNya:

“Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.” (QS. At-Taubah: 122) Read the rest of this entry

Download Audio:TERORISME, BERMULA DARI PENGKAFIRAN BERUJUNG PADA PENGEBOMAN (Ust. Ja’far Umar Thalib) [Bagus]

Bismillah, pada kesempatan kali ini kami hadirkan rekaman pengajian umum bersama al-Ustadz al-Fadhil Ja’far Umar Thalib -hafizhahullah- dengan tema TERORISME, BERMULA DARI PENGKAFIRAN BERUJUNG PADA PENGEBOMAN. Pengajian ini disampaikan di Masjid Pogung Raya (1 Mei 2010).

Semoga nasihat beliau pada kajian ini bermanfaat, khususnya sebagai upaya membentengi diri dari pemikiran sesat para gembong teroris khawarij berlebel jihad.

Langsung saja, download rekamannya pada link berikut: Read the rest of this entry

Orang-orang Sesat yang Paling Merugi

Oleh Al-Ustadz Ja’far Umar Thalib

ORANG-ORANG SESAT YANG PALING MERUGI

“Katakanlah hai Muhammad: Maukah kami beritahu kalian dengan keadaan orang-orang yang paling merugi amalannya? Yaitu orang-orang yang sesat upaya mereka dalam kehidupan dunia dan mereka menyangka bahwa mereka sedang berbuat dengan sebaik-baik amalan.” (Al-Kahfi: 103 – 104)

BEBERAPA PENGERTIAN

Hal nunabbi’ukum: “Maukah kami beritahu kalian.” Yakni kaum Muslimin disuruh memberitahukan kepada segenap orang yang beribadah kepada Allah dengan cara yang tidak diridlai oleh-Nya. Yaitu orang-orang yang telah menyimpang dari tuntunan Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa ‘ala aalihi wasallam. (Al-Alusi, dan Ibnu Katsir dalam tafsir keduanya). Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 19.614 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: