JANGAN TINGGALKAN MAKAN SAHUR!

Oleh Al Ustadz Abu Ihsan Al Atsari

Makan sahur merupakan syiar ibadah shaum kaum  muslimin yang membedakannya dengan shaum Ahli Kitab. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpesan kepada umatnya agar tidak meninggalkan makan sahur meski hanya dengan seteguk air. Disamping dapat membantu agar  kondisi tubuh tetap prima dalam menjalankan ibadah shaum, banyak lagi keutamaan makan sahur ini, di antaranya ialah:

1. Makan sahur adalah berkah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya makan sahur itu adalah berkah yang Allah berikan untukmu, maka janganlah engkau meninggalkannya.” [HR. An-Nasaa’I (IV/1445) dan Ahmad (V/270)]

2. Allah dan para malaikat bershalawat atas orang-orang yang makan sahur

Shalawat Allah atas orang-orang yang makan sahur adalah pujian-Nya kepada mereka, dan shalawat malaikat adalah doa dan istighfar malaikat untuk mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sahur merupakan makanan yang penuh berkah maka janganlah meninggalkannya meskipun hanya dengan meminum seteguk air. Karena sesunguhnya Allah Azza wa Jalla dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang makan sahur.”

Maka dari itu wahai saudaraku, jangan lewatkan pahala yang sangat besar ini. Betapa mudah sunnah nabi ini! Coba bayangkan hanya dengan seteguk air engkau sudah mendapat berkah, shalawat dari Allah dan para malaikat-Nya serta pahala yang sangat besar. Maka sungguh kelewatan bila engkau meninggalkannya.

Terlepas dari perbedaan pendapat di antara alim ulama tentang hukum makan sahur ini namun yang jelas Rasulullah telah memerintahkannya, melarang meninggalkannya dan menjadikannya sebagi pemisah antara shaum kaum muslimin dengan shaum Ahli Kitab. Itu semua merupakan indikasi betapa ditekankannya makan sahur ini.

Sunnah-sunnah Nabi Saat Makan Sahur

1. Dianjurkan agar bersahur dengan memakan kurma

Itulah seutama-utama makanan sahur bagi orang mukmin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Makanan sahur yang paling baik bagi orang mukmin adalah kurma.” [HR. Abu Dawud (II/303)]

2. Kalau tidak ada kurma ataupun makanan lainnya yang tersedia maka cukup dengan meminum seteguk air

Sebagaimana disebutkan dalam hadits terdahulu.

3. Jangan mubadzir dan berlebih-lebihan

Karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Allah berfirman (yang artinya):

Makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” {QS. Al-A’raa’: 31)

Sebagian kaum muslimin menyediakan makanan yang beraneka ragam hanya untuk makan sahur. Kadangkala makanan itu busuk dan terbuang percuma. Sikap seperti ini termasuk mubadzir yang tidak terpuji. Ingatlah selalu ancaman Allah terhadap orang-orang yang boros dan mubadzir (yang artinya):

Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithan dan syaithan itu adalah sangat ingkar kepada Rabb-nya.” (QS. Al-Israa’: 26-27)

4. Dianjurkan agar mengakhirkan waktu sahur

Begitulah tuntunan sunnah nabi. Rasulullah selalu mengakhirkan waktu sahurnyahingga mendekat waktu terbit fajar, jarak antara selesai makan sahurdengan shalat Fajar sekitar bacaan lima puluh ayat dengan bacaan yang sedang. Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa ia pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Anas bin Malik bertanya kepadanya: “Berapa jarak antara adzan fajar dengan makan sahur?” Beliau menjawab: “Jaraknya sekitar bacaan lima puluh ayat.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

[Disalin dari buku Renungan Ramadhan karya Abu Ihsan Al Atsari, hal 44-50, Pustaka At Tibyan, Cetakan kelima, Juli 2009]

Diupload kembali oleh www.salafiyunpad.wordpress.com

Iklan

Posted on 29 Agustus 2009, in fiqih and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. terimaksh untuk sharing nya,izin blogwalking di blog antum

  2. apakah untuk puasa sunnah juga berlaku??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: