Video “Panas” buat Suami Istri yang Lagi Jauh

Video HOT

Video HOT

Dijawab oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.

 

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaykum, Ustadz. Kami baru menikah. Sekitar 2 bulan, Suami lanjut kuliah di Timur Tengah, jadi kami berjauhan. Suami minta kirim foto-foto saya dan suruh merekam bikin video agar saya berlenggak-lenggok dengan tanpa sehelai baju. Apa saya harus menuruti keinginan suami saya? Dan bolehkah saya juga minta video suami tanpa baju juga? Syukron wa jazakallahu khairan.

NN (**@gmail.com)

Jawaban:

Wassalamu ‘alaikum. Tidak layak, atau dengan bahasa yang lebih tegas: haram bagi seseorang membuat video atau rekaman gambar, semacam yang disebutkan dalam pertanyaan. Walaupun tujuan awalnya dikhususkan untuk suami atau istri saja, namun telah menjadi rahasia umum, video semacam ini sering kali bocor ke tangan masyarakat, lebih-lebih di era kecanggihan teknologi saat ini.

Di samping itu, tindakan semacam ini justru akan meningkatkan syahwat kedua belah pihak, yang bisa jadi akan memicu terjadinya perbuatan yang diharamkan, semacam onani dan yang lainnya.

Untuk itu, kami sarankan, lebih baik, jika memang tidak bisa bersabar untuk menjaga diri dari perbuatan haram, Saudara berdua mengambil salah satu dari dua hal berikut sebagai solusi:

  1. istri ikut serta suami;
  2. suami berhenti kuliah.

Wassalamu ‘alaikum.

Tambahan redaksi KonsultasiSyariah.com:

Alasan kami melarang tindakan di atas dengan dua pertimbangan yang kami sampaikan, karena dalam pembahasan ilmu ushul fiqh terdapat satu kaidah, yang disebut: ‘saddud dzari’ah’ artinya menutup segala celah yang mengantarkan kepada kemaksiatan. Meskipun bisa jadi, pada asalnya perbuatan itu halal. Misalnya, Allah melarang kaum muslimin mencela tuhan orang kafir, karena bisa memicu mereka untuk membalas dengan mencela Allah. Allah berfirman,

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ

“Janganlah kalian mencela tuhan-tuhan selain Allah yang mereka sembah, karena mereka akan mencela Allah, dengan bentuk kedzaliman dan tanpa dasar ilmu (tentang Allah).” (QS. Al-An’an: 108).

Dijawab oleh Dr. Arifin Baderi, M.A. (Dewan Pembina Senior Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com dan dipublikasikan kembali oleh www.Salafiyunpad.wordpress.com

Posted on 14 Juni 2011, in konsultasi syariah, Pernikahan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. bdk bukit cari simpang

    mmmmm…
    makluman yang biasa tapi terjadi…
    harap dengan adanya peringatan sebegini maka ada yang terlihat dan dapat meresap inti patinya kedalam sanubari kita yang mana terang2 dahaga ilmu yang sebegini… kita telah lalai dalam menggembling ilmu yang bermanfaat…
    ulasan amat berguna buat saya..
    yang hak tetap hak, yang batil tetap batil..
    harap saya bebas dari ketergantunggan antara nyata, maupun tidak.. (was was)…
    trima kasih ya ustad..

  2. SOLUSI YANG BAIK.

    TAPI KALAU DENGAN TELEPON, ATAU EMAIL YANG MESRA BAGAIMANA ? MUNGKIN VIA TELEPON MAHAL, VIA EMAIL (SURAT ELEKTRONIK) LEBIH MURAH, MENGINGAT YBS MASIH KULIAH. MOHON SOLUSINYA. TERIMA KASIH. AFWAN SEBELUMNYA.

  3. bener banget tuh solusinya, terus apa ga mikir apa tuh suaminya NANTI klo videonya bocor aja yang malu bangetkan ISTRI!!!, Klo video suami yg bocor boro-boro ada yg liat.

  4. Assalamu’alaykum warahmatullah…
    Maaf sebelumnya yang saya hormati pengurus web ίήϊ.
    Saya mohon untuk dan meminta untuk diberikan alamat email ust. Muhammad Arifin Badri..
    Terimakasih sebelumnya..
    Dengan tidak mengurangi rasa hormat kpd semua pengunjung web ίήϊ.
    Wassalamu’alaykum warahmatullah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: