Bantulah Dammaj, Wahai Saudaraku!

 Bantulah Dammaj, Wahai Saudaraku!
[Sebuah Bantahan Bagi Pengelola Isnad!]

Jawaban Syaikh Abdurraman Al-‘Arumy* hafizhahullah

Bagi ikhwan yang menolak bantuan untuk masyarakat Dammaj.

Penerjemah: Ust Abu Sa’ad, M.A.

Kepada siapa masyarakat hendak memberikan bantuan dalam masalah Dammaj ?

Aku melihat ucapan beberapa ikhwah yang tidak benar dan tidak tepat, kesimpulan ucapan tersebut adalah : Barang siapa berkeinginan membantu maka langsung berhubungan dengan no hpnya Syaikh Yahya Al-Hajury, maka aku katakan kepada mereka:

Pertama :

Aku berharap kalian menghubungi dan berkomunikasi dengan Syaikh Yahya dan mengetahui pendapat beliau. Ikhwah telah berhubungan dengan beliau dan mendapatkan dari beliau penerimaan dan keterbukaan dan juga pengingkaran terhadap orang yang mencela ikhwah yang telah bersungguh-sungguh dalam membantu saudara-saudara mereka di Dammaj.

Kedua :

Apakah ikhwah (yang menolak bantuan) menyakini dalam hati mereka, kalau ada orang yang memiliki 10 ribu riyal, kurang atau lebih harus terlebih dahulu menghubungi Syaikh Yahya karena hendak mengirimkan bantuannya kepada beliau?

Ketiga :

Wanita yang hendak membantu apakah juga harus berhubungan dengan Syaikh Yahya ?

Keempat :

Kita tidak mengingkari semangat teman-teman untuk menjaga amanah bantuan atas nama Dammaj. Dan kami berterima kasih atas upaya mereka itu. Akan tetapi Yaman itu luas. Masyarakatnya juga banyak. Orang-orang yang terpercaya juga banyak. Tentukanlah orang-orang yang terpercaya di setiap tempat (yang siap menerima bantuan dengan amanah) dan berhati-hatilah dengan orang yang memakan (bantuan) atas nama Dammaj dan berhati-hatilah dengan para pencuri atas nama dakwah, tapi jangan menghukumi semuanya sama

Kelima :

Bagi ikhwah (di Dammaj) yang sedang berjihad, sepatutnya mereka menggambil manfaat dari setiap orang dalam jihadnya. Jangan sampai justru mendatangkan musuh bagi mereka (dari kaum Muslimin), bahkan (kaum Muslimin) seharusnya ikut merasakan musibah yang dialami saudara mereka yang sedang terkepung.

Syaikh Yahya Al-Hajury telah menerima bantuan dari palang merah dunia/internasional -sementara ini adalah organisasi kafir-. Oleh sebab itu kami berharap orang-orang yang berkata : Jangan ambil bantuan dari hizbiyyin atau yang semisalnya agar diam.Saudara kita menghadapi kematian, jangan kalian tolak (bantuan tersebut)! Sedangkan saudara-saudara kalian di sana membutuhkannya.

Keenam :

Dammaj dalam keadaan terkepung. Maka barang siapa mendengar bantuan datang untuk Syaikh Yahya maka dia akan bertanya-tanya : Bagaimana kami hendak mengantarkannya sedangkan Dammaj dalam keadaan terkepung, dan di mana kita mencari orang-orang khusus untuk melaksanakan tugas ini di setiap tempat (di Yaman) sementara jumlah mereka hanya sedikit. Akhirnya, ditinggalkanlah bantuan tersebut.

Ketujuh :

Kami menginginkan dana yang banyak sekali untuk saudara-saudara kita di Dammaj, juga di Al-Jauf, di Hajjah, sedangkan orang-orang Rafidhah dibantu oleh Iran tanpa batas. Adapun kami dan saudara kami [Ahlus Sunnah], harta mereka sangat terbatas, maka dibutuhkan kebersamaan masyarakat semuanya untuk menolong saudara kami, semoga Allah memberi Taufiq.

*Syaikh Abdurrahman Ar-Arumy adalah salah satu murid Syaikh Mujahid Abu Abdirrahman Muqbil bin Hady Al-Wadi’i rahimahullah. Beliau menjabat sebagai ketua Lajnah Sya’biyyah fikkil kishor cab Propinsi Al-Ibbi yang menggalang dana dan mujahidin melawan kezaliman Syi’ah di Dammaj dan wilayah-wilayah lainnya [Info dari ikhwan kita di Yaman].

Dana yang telah dikumpulkan oleh umat Islam di Indonesia melalui http://www.muslim.or.id telah disalurkan melalui beliau dan Ust. Ghiats di Shan’a. Total bantuan yang telah dikirimkan ke Yaman hingga hari ini (8/12/2011) adalah Rp.40 juta.

Tautan Laporan Donasi:

http://muslim.or.id/dari-redaksi/laporan-donasi-peduli-ahlus-sunnah-yaman-6-desember-2011.html

Tautan Seruan Penggalangan Dana:

http://muslim.or.id/dari-redaksi/donasi-peduli-ahlus-sunnah-yaman.html

Sumber FB Ustadz Abu Mushlih hafizhahullah dan dipublikasikan ulang oleh http://www.salafiyunpad.wordpress.com

Posted on 8 Desember 2011, in dunia islam, Fatwa Ulama, manhaj, Nasihat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: