Arsip Blog

Fenomena Bertekad Tobat ketika Hendak Bermaksiat

Ada fenomena ‘aneh’ pada sebagian orang. Ketika akan berbuat maksiat, sudah ditanamkan untuk tobat setelah perbuatan buruk yang ia lakukan. Dalam hatinya ia berbisik, “Nanti setelah aku melakukan maksiat ini, saya akan bertaubat.”

Memang betul, pintu tobat akan tetap terbuka sebelum matahari terbit dari arah barat. Siapa saja bertobat kepada Allâh dengan tobat sebenarnya (tobat nashuha) dari perbuatan syirik dan perbuatan lain yang lebih rendah darinya, Allâh Subhanahu wa Ta’ala akan menerima tobatnya. Read the rest of this entry

Download Software Gratis: Kamus Besar Bahasa Indonesia – KBBI Offline versi 1.3 (Terbaru) dengan Perbaikan dan Tambahan Fitur

Oleh Mas Ebta Setiawan

Beberapa waktu yang lalu saya merilis program gratis (freeware) untuk mempermudah menggunakan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), mumpung masih bersemangat dan ada beberapa masukan, kini saya merilis KBBI Offline 1.3. Versi ini terdapat beberapa tambahan fitur serta perbaikan sebelumnya, semoga semakin mempermudah penggunanya.

Seperti sebelumnya program ini gratis (freeware) dan anda bebas menyebarluaskannya melalui media apa saja, dan saya harap juga mencantumkan link ke ebsoft.web.id sehingga jika ada update terbaru, bisa mendapatkan informasi akurat. Berikut tampilan KBBI Offline 1.3, sedikit berbeda dengan KBBI versi sebelumnya.

Apa saja perubahan versi ini dibanding versi sebelumnya ? Berikut selengkapanya Read the rest of this entry

Video: Inilah Dosa Terbesar yang Harus Anda Jauhi (Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam)

Materi: Inilah Dosa Terbesar yang Harus Anda Jauhi (Daurah Aqidah Muslim Sejati – 18 Juni 2011)
Narasumber: Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam (Pengasuh Materi Aqidah Yufid.TV dan Pengajar Ponpes Ihya’ As-Sunnah, Tasikmalaya)
Lokasi: Masjid An-Nur, SMA Negeri 1 Gemolong, Sragen

Dalam video ini Ustadz Abu Isa memaparkan dengan sangat jelas dan menarik tentang dosa terbesar yang harus dijauhi oleh setiap muslim. Sebuah dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah jika seseorang mati dalam keadaan tidak bertobat dari dosa tersebut. Sebagai seorang muslim yang baik harus sangat khawatir jika dirinya terjatuh dalam dosa tersebut. Dosa apakah itu? Simak video kajian yang sangat menarik ini. Semoga bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.
Read the rest of this entry

Sperma Disuntikkan ke Wanita Bukan Istri, Bolehkah?

Pertanyaan:

Apabila sperma seorang laki-laki disuntikkan ke rahim wanita yang bukan istrinya dan berhasil berfertilisasi dengan ovum wanita tersebut, apakah praktik ini disebut sebagai zina?

Jawaban:

Masalah ini telah dibahas oleh sekelompok ulama kontemporer dan menghasilkan kesepakatan bahwa Read the rest of this entry

Kunci Meraih Ampunan

Oleh Ustadz Abu Mushlih Ari Wahyudi –hafizhahullah-



Ampunan Allah, sesuatu yang amat diharapkan. Tak seorangpun melainkan mengharapkannya. Entah dia seorang ahli ilmu, ahli ibadah, apalagi ahli maksiat.

Terlebih lagi bagi orang-orang yang berusaha untuk menempuh jalan kembali kepada Allah dengan taubat. Banyak rintangan dan hambatan yang harus ditemui. Sehingga hal itu menyebabkan seorang hamba harus waspada, karena tatkala dia telah merasa taubatnya diterima, kemudian -pada akhirnya- perasaan itu justru menyeret dirinya terjerumus ke dalam lembah dosa yang lainnya, wal ‘iyadzu billah!

Ketahuilah saudaraku, bahwa tauhid yang bersih merupakan kunci untuk meraih ampunan. Namun, hal ini tidaklah sesederhana dan semudah yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Read the rest of this entry

Keutamaan Shalat Taubat

Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim, M.A


عن أبي يكر الصديق  قال: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ  يَقُولُ: «مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا، ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّر – وفي رواية: فيحسن الوضوء – ، ثُمَّ يُصَلِّى – وفي رواية: ركعتين –، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّه؛َ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ»، ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الآيَةَ {وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ}، رواه الترمذي وأبو داود وابن ماجه وغيرهم.

Dari Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seorang (muslim) melakukan suatu perbuatan dosa, lalu dia bersuci – dalam riwayat lain: berwudhu dengan baik –, kemudian melaksanakan shalat – dalam riwayat lain: dua rakaat –, lalu meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuni (dosa)nya”. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat ini: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah, dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengatahui” (QS. Ali ‘Imraan:135)[1]. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: